Bekam sering dianggap satu jenis terapi yang sama saja di mana pun dilakukan. Padahal, ada beberapa jenis terapi bekam dengan cara kerja dan manfaat yang berbeda, tergantung keluhan yang ingin diatasi.
Bekam, atau dikenal juga dengan istilah kop, adalah salah satu metode pengobatan tradisional Tiongkok tertua yang masih banyak dicari hingga sekarang. Terapi ini bekerja dengan menciptakan tekanan negatif (vakum) pada permukaan kulit menggunakan alat khusus, sehingga merangsang sirkulasi darah dan melancarkan aliran energi (Qi) di area yang bermasalah. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa bekam sebenarnya memiliki beberapa jenis, masing-masing dengan teknik dan manfaat yang berbeda.
Mengenal Jenis-Jenis Terapi Bekam
1.Bekam Kering (Dry Cupping)
Bekam kering dilakukan dengan menempelkan gelas kop pada kulit tanpa melukai permukaannya. Tekanan vakum yang tercipta akan menarik kulit dan jaringan di bawahnya, membantu melancarkan peredaran darah serta meredakan ketegangan otot. Jenis ini paling umum digunakan untuk keluhan pegal, nyeri otot, dan kekakuan tubuh secara umum.
2.Bekam Basah (Wet Cupping)
Berbeda dari bekam kering, bekam basah melibatkan sayatan kecil pada permukaan kulit sebelum gelas kop ditempelkan, sehingga darah “kotor” atau darah statis dapat ikut tertarik keluar bersama proses vakum. Dalam pandangan TCM, teknik ini dipercaya membantu mengeluarkan racun dan darah yang mengalami stagnasi (Xue Yu), sehingga cocok untuk keluhan yang lebih dalam seperti nyeri kronis atau peradangan tertentu.
3.Bekam Api (Fire Cupping / Kop Api)
Bekam api menggunakan metode tradisional dengan membakar sedikit api di dalam gelas kop untuk menciptakan tekanan vakum sebelum ditempelkan ke kulit. Panas yang dihasilkan memberi efek tambahan berupa penghangatan jaringan, sehingga cocok untuk mengatasi nyeri yang dipicu oleh faktor dingin dan lembap dalam tubuh, seperti pegal yang memburuk saat cuaca dingin.
4.Bekam Luncur (Sliding Cupping)
Pada bekam luncur, gelas kop yang sudah diberi sedikit minyak digerakkan atau digeser perlahan di sepanjang area tubuh tertentu, biasanya punggung. Teknik ini mirip dengan pijat namun dengan efek tarikan vakum, sangat efektif untuk melemaskan otot yang tegang pada area yang luas sekaligus melancarkan aliran Qi di sepanjang meridian.
5.Bekam Elektrik atau Vakum Modern
Merupakan pengembangan dari bekam kering, di mana tekanan vakum dihasilkan menggunakan alat pompa khusus, bukan lagi dengan api. Metode ini dianggap lebih praktis dan mudah dikontrol tingkat tekanannya, sehingga sering menjadi pilihan bagi mereka yang baru pertama kali mencoba terapi bekam.
Manfaat Terapi Bekam Secara Umum
- Melancarkan peredaran darah dan aliran Qi yang tersumbat
- Meredakan nyeri otot, pegal, dan kekakuan tubuh
- Membantu meredakan nyeri punggung, leher, dan bahu akibat postur atau kelelahan
- Mendukung relaksasi tubuh dan mengurangi ketegangan akibat stres
- Membantu proses detoksifikasi tubuh, khususnya pada teknik bekam basah
Dalam pandangan TCM, rasa nyeri dan pegal yang berkepanjangan sering dikaitkan dengan prinsip “Bu Tong Ze Tong, Tong Ze Bu Tong” — bila aliran Qi dan darah tersumbat maka timbul nyeri, dan bila alirannya lancar maka nyeri pun akan mereda. Bekam bekerja tepat pada prinsip ini, membuka kembali sumbatan yang terjadi di sepanjang meridian tubuh.Konsep dasar dalam ilmu Pengobatan Tradisional Tiongkok
Konsep dasar dalam ilmu Pengobatan Tradisional Tiongkok
Kombinasi Terapi, Hasil yang Lebih Optimal
Bekam jarang berdiri sendiri sebagai satu-satunya terapi dalam praktik pengobatan tradisional Tiongkok. Pada banyak kasus, bekam justru dikombinasikan dengan metode lain agar hasilnya lebih menyeluruh. Misalnya, bekam yang dipadukan dengan akupunktur dapat membantu meredakan nyeri sekaligus melancarkan sumbatan Qi pada titik meridian yang lebih spesifik. Kombinasi dengan pijat tuina juga umum dilakukan untuk melemaskan otot yang tegang sebelum atau sesudah proses bekam, sehingga efek relaksasinya terasa lebih dalam. Sementara itu, bagi keluhan yang dipicu faktor dingin dan lembap, bekam sering digabungkan dengan moxibusi untuk menghangatkan area yang sama secara bersamaan.
Kombinasi terapi seperti ini biasanya ditentukan oleh sinshe berdasarkan hasil pemeriksaan langsung, karena setiap keluhan bisa memerlukan pendekatan yang berbeda meski gejalanya tampak serupa.
Terapi Bekam di Klinik Ren Ai, Jakarta Utara
Klinik Ren Ai di Penjaringan, Jakarta Utara, menyediakan layanan kop api yang ditangani langsung oleh sinshe berpengalaman, disesuaikan dengan kondisi dan keluhan masing-masing pasien.

Alamat: Jl. Taman Pluit Kencana No.16, RT.4/RW.6, Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
Ingin Merasakan Manfaat Terapi Bekam?
Konsultasi dan pemeriksaan oleh sinshe di Klinik Ren Ai normalnya Rp100.000 per sesi, namun turun menjadi Rp50.000 apabila reservasi dilakukan sebelum kedatangan.

Reservasi lebih awal untuk mendapatkan harga konsultasi diskon dan menghindari waktu tunggu di klinik.
- GERD Menurut TCM: Penyebab, Gejala & Cara Mengatasinya
- Perut Sakit Melilit Tiba-Tiba? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
- Jenis Terapi Bekam: Ternyata Tidak Semua “Kop” Bekerja dengan Cara yang Sama
- Saraf Kejepit / Low back pain : Nyeri Menjalar yang Sering Disalahartikan sebagai Pegal Biasa
- ISPA : Penyakit yang Sering Dikira Flu Biasa, tapi Bisa Berujung ke Paru-paru

