Dermatitis

Dermatitis Menurut TCM: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya dari Akar

Dermatitis menurut TCM dipahami sebagai manifestasi dari gangguan di dalam tubuh, paling sering berupa panas-darah, lembap-panas, atau defisiensi darah yang memunculkan “angin” dan membuat kulit kering serta gatal. Karena akarnya berbeda pada tiap orang, usia, dan tahap keluhan, terapi TCM disusun sesuai pola tubuh masing-masing, bukan satu resep untuk semua.

Kulit gatal hingga sulit tidur. Ruam merah yang muncul lagi padahal sudah mereda. Kulit kering, pecah-pecah, bahkan menebal karena terlalu sering digaruk. Ini adalah keseharian banyak penderita dermatitis. Dalam pengobatan Tiongkok (Traditional Chinese Medicine/TCM), kulit dipandang sebagai cerminan dari apa yang terjadi di dalam tubuh, sehingga pertanyaannya bukan sekadar “bagaimana meredakan gatalnya”, tetapi “apa yang membuat darah dan qi Anda kehilangan keseimbangan sehingga memunculkan panas, angin, atau lembap di kulit?”

Dermatitis

Apa Itu Dermatitis? (Pengertian)

Dermatitis adalah istilah umum untuk peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit kering, gatal, dan meradang. Bentuk yang paling umum adalah dermatitis atopik (sering disebut eksim), yaitu penyakit kulit kronis yang menimbulkan peradangan, kemerahan, dan iritasi, serta rasa gatal yang bisa sangat mengganggu. Kondisi ini sering kambuh, dengan periode membaik (remisi) dan memburuk (kambuh/flare).

Dalam istilah klasik TCM, keluhan seperti ini dekat dengan shi zhen (eksim) dan si wan feng (dermatitis di lipatan siku-lutut), yang masuk dalam kategori gangguan kulit akibat ketidakseimbangan panas, lembap, dan angin dalam tubuh.

Penyebab Dermatitis

Menurut medis modern, dermatitis atopik dikaitkan dengan gangguan fungsi sawar (lapisan pelindung) kulit yang bersifat genetik, sehingga kulit lebih mudah kehilangan kelembapan dan lebih rentan terhadap iritan. Sistem imun yang terlalu reaktif turut berperan, dan pada sebagian orang bakteri Staphylococcus aureus yang berlebihan di kulit juga memperberat peradangan. Faktor risikonya meliputi riwayat keluarga dengan alergi, asma, atau rinitis alergi, serta pemicu lingkungan seperti udara kering, sabun atau parfum tertentu, stres, dan perubahan cuaca.

Menurut TCM, ada empat akar yang paling sering dibicarakan:

  1. Lembap-panas menumpuk di kulit. Sering terjadi pada fase akut, ditandai ruam merah, basah atau berair, dan gatal hebat. Dipicu makanan pedas, berminyak, atau manis berlebihan, serta cuaca lembap.
  2. Panas pada darah. Ruam merah cerah, terasa panas, dan memburuk saat stres atau kelelahan, karena “panas” dalam darah naik ke permukaan kulit.
  3. Defisiensi darah disertai angin kering. Sering terjadi pada kasus kronis atau pada lansia: kulit kering, menebal, bersisik, dan gatal terus-menerus meski tidak terlalu merah.
  4. Limpa lemah disertai lembap. Sering pada anak-anak: kulit mudah lembap atau berair, disertai nafsu makan kurang baik dan badan lemas, karena limpa gagal mengolah cairan dengan baik.

Gejala Dermatitis

Gejala yang paling umum adalah gatal, yang bisa sangat parah, disertai bercak kulit kering dan kemerahan. Ruam dapat muncul di berbagai area tubuh dan bervariasi antar penderita. Pada remaja dan dewasa, ruam sering muncul di tangan, leher, lipatan siku dan lutut, kulit sekitar mata, pergelangan kaki, dan kaki, sedangkan pada bayi lebih sering di wajah dan kulit kepala.

Gejala yang sering dikeluhkan:

  • Gatal, kadang berat hingga mengganggu tidur
  • Kulit kering dan kemerahan
  • Ruam yang bisa berair atau mengeluarkan cairan bening saat digaruk
  • Kulit menebal dan mengeras (likenifikasi) akibat garukan berulang
  • Periode membaik lalu kambuh lagi

Pola Dermatitis Menurut TCM

Praktisi TCM memeriksa lidah, nadi, warna dan tekstur kulit, serta kebiasaan Anda untuk menentukan pola. Berikut gambaran umumnya:

Pola TCMCiri yang khasFormula klasik yang sering dipakai*
Lembap-panas menumpukRuam merah, basah/berair, gatal hebat, fase akutLong Dan Xie Gan Tang
Panas pada darahRuam merah cerah dan panas, memburuk saat stresXiao Feng San
Defisiensi darah, angin keringKulit kering, menebal, bersisik, kronisDang Gui Yin Zi
Limpa lemah disertai lembapSering pada anak, kulit lembap/berair, nafsu makan kurangChu Shi Wei Ling Tang

Formula diracik dan diresepkan hanya oleh sinshe/praktisi setelah pemeriksaan. Jangan meniru resep sendiri, terutama untuk anak-anak.

Jenis-Jenis Penyakit Kulit Lain yang Berkaitan

Dermatitis atopik adalah jenis eksim yang paling umum, tetapi ada beberapa kondisi kulit lain yang berkaitan atau sering tertukar:

  • Dermatitis kontak: peradangan kulit akibat kontak langsung dengan iritan atau alergen, seperti sabun, logam, atau kosmetik tertentu. Berbeda dari dermatitis atopik yang lebih berkaitan dengan faktor genetik dan sistem imun.
  • Dermatitis seboroik: muncul di area berminyak seperti kulit kepala dan wajah, ditandai sisik berminyak kekuningan.
  • Urtikaria (biduran): bentol merah yang muncul mendadak dan biasanya hilang dalam hitungan jam, berbeda dari dermatitis yang lebih kronis.
  • Psoriasis: bercak kulit tebal, merah, dan bersisik keperakan, sering tertukar dengan dermatitis kronis meski mekanismenya berbeda.
  • Eksim tangan (hand eczema): sering menyertai dermatitis atopik, ditandai kulit tangan kering, pecah-pecah, kadang melepuh.
  • Eksim herpetikum: infeksi virus herpes pada kulit yang sudah terganggu akibat dermatitis, dan termasuk komplikasi yang perlu penanganan segera.

Penderita dermatitis atopik juga berisiko lebih tinggi mengalami kondisi atopik lain seperti asma dan rinitis alergi (dikenal sebagai “trias atopik”), serta konjungtivitis alergi.

Cara Mencegah Dermatitis

  • Jaga kelembapan kulit dengan pelembap bebas pewangi, terutama setelah mandi.
  • Gunakan air hangat suam-suam kuku saat mandi, hindari air terlalu panas.
  • Pilih sabun dan deterjen yang lembut, bebas pewangi dan bahan iritan.
  • Kurangi makanan pemicu panas-lembap seperti gorengan, pedas berlebihan, makanan manis, dan seafood tertentu bila Anda sensitif terhadapnya.
  • Kelola stres, karena stres psikologis dan oksidatif dilaporkan berperan dalam memicu kekambuhan dermatitis atopik.
  • Hindari garukan berlebihan; potong kuku pendek, terutama untuk anak-anak.
  • Kenakan pakaian berbahan lembut dan menyerap keringat, hindari bahan kasar atau wol langsung ke kulit.
  • Jaga pola tidur dan istirahat cukup agar tubuh pulih dengan baik.

Dalam pandangan TCM, pencegahan juga berarti menjaga keseimbangan limpa (pencernaan) dan darah, karena keduanya menopang kualitas dan kelembapan kulit dari dalam.

Cara Mengatasi Dermatitis dalam Sudut Pandang TCM

TCM tidak berhenti pada meredakan gatal di permukaan. Tujuannya adalah membersihkan panas dan lembap, menenangkan darah, mengusir angin, serta memperkuat limpa agar kulit pulih dari dalam. Terapinya antara lain:

1. Pemeriksaan dan penentuan pola. Sinshe memeriksa lidah, meraba nadi, serta menilai warna, tekstur, dan lokasi ruam untuk menentukan pola yang mendasari, karena inilah yang membedakan rencana terapi tiap orang.

2. Akupunktur. Jarum halus steril ditusukkan pada titik yang dipilih sesuai pola, misalnya LI11 (Quchi), SP10 (Xuehai), SP6 (Sanyinjiao), dan ST36 (Zusanli), yang dalam TCM dipakai untuk membersihkan panas darah dan menenangkan gatal. Tinjauan sistematis terbaru yang merangkum uji klinis acak pada dermatitis atopik melaporkan perbaikan bermakna pada skor keparahan (SCORAD), skor gatal, dan kualitas hidup dibanding kelompok kontrol. Namun sejumlah tinjauan sebelumnya juga mencatat jumlah uji klinis berkualitas tinggi masih terbatas, sehingga penelitian lanjutan tetap diperlukan.

3. Ramuan herbal TCM. Formula disesuaikan dengan pola (lihat tabel di atas). Tinjauan sistematis dan meta-analisis atas berbagai uji klinis acak tentang TCM dan terapi terkait untuk dermatitis atopik menemukan manfaat pada efektivitas dan keamanan dibanding kontrol, meski mutu sebagian studi masih perlu ditingkatkan.

4. Elektroakupunktur untuk gatal. Beberapa uji klinis multisenter tengah mengembangkan protokol elektroakupunktur khusus untuk meredakan gatal pada eksim atopik, menunjukkan area ini terus diteliti secara serius.

5. Moksibusi dan kop api. Untuk pola defisiensi darah dan angin kering, atau limpa lemah disertai lembap, moksibusi dapat membantu menghangatkan dan menguatkan tubuh dari dalam. Kop api dipilih praktisi untuk pola tertentu.

6. Diet ala TCM. Kurangi makanan “panas” dan “lembap” seperti gorengan, pedas berlebihan, dan makanan manis, terutama saat fase akut (merah dan berair). Pada pola kering dan kronis, perbanyak makanan yang menutrisi darah seperti sayur hijau dan sup kaldu hangat.

7. Menjaga ketenangan emosi dan istirahat. Karena stres memperberat panas darah, latihan napas, tidur cukup, dan rutinitas yang tidak terburu-buru menjadi bagian dari terapi, bukan sekadar pelengkap.

Mengapa TCM Layak Dipertimbangkan untuk Dermatitis

  • Personal. Terapi mengikuti pola tubuh Anda (lembap-panas, panas darah, defisiensi darah, atau limpa lemah), bukan satu pendekatan untuk semua.
  • Menyasar akar, bukan hanya gejala permukaan. TCM melihat kondisi internal (darah, limpa, “angin”) yang memengaruhi kulit.
  • Beragam pilihan terapi. Akupunktur, herbal, moksibusi, dan bimbingan pola makan bisa dipadukan sesuai kebutuhan.
  • Didukung penelitian yang terus berkembang. Tinjauan sistematis terbaru atas akupunktur untuk dermatitis atopik melaporkan perbaikan skor keparahan dan gatal yang bermakna secara statistik.

dermatitis atopik hingga kini belum bisa “disembuhkan total” oleh pendekatan mana pun, termasuk medis modern, sehingga tujuan realistis dari TCM adalah mengendalikan gejala dan memperpanjang masa remisi. Tinjauan lama (2015) bahkan sempat tidak menemukan uji klinis yang memenuhi syarat, sehingga penting melihat penelitian terbaru dan tidak berekspektasi berlebihan. Jangan menghentikan terapi yang sedang Anda jalani tanpa arahan, dan hasil tiap orang bisa berbeda.

Tanda Bahaya yang Tidak Boleh Diabaikan

Segera cari pertolongan medis bila kulit menunjukkan tanda infeksi seperti nanah, demam, nyeri yang memburuk cepat, atau luka melepuh yang meluas, termasuk kemungkinan infeksi virus pada kulit yang sudah rusak akibat garukan berulang. Gatal hebat yang mengganggu tidur terus-menerus atau ruam yang menyebar cepat ke seluruh tubuh juga perlu pemeriksaan segera, bukan ditunda.

Klinik TCM Ren Ai: Terapi Dermatitis dan Keluhan Kulit di Jakarta Utara

Di Klinik TCM Ren Ai, konsultasi dan pemeriksaan dilakukan oleh sinshe untuk membaca pola tubuh Anda, lalu dipadukan dengan metode terapi seperti akupunktur, moksibusi, kop api, dan pijat tuina sesuai kebutuhan. Klinik kami berlokasi di Jl. Taman Pluit Kencana No.16, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, mudah dijangkau dari area Jakarta Utara dan sekitarnya.

  • Konsultasi dan pemeriksaan sinshe: Rp100.000 per sesi, dengan potongan menjadi Rp50.000 bila reservasi sebelum kedatangan
  • Customer service keluhan kulit: +62 82321876755

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa penyebab dermatitis menurut TCM?

Umumnya karena lembap-panas yang menumpuk, panas pada darah, defisiensi darah disertai angin kering, atau limpa yang lemah, sehingga kulit kehilangan keseimbangan dan memunculkan gatal, kemerahan, atau kekeringan.

Apa bedanya dermatitis dan eksim?

Eksim adalah istilah umum untuk sekelompok kondisi kulit yang menyebabkan kulit kering dan gatal, dan dermatitis atopik adalah jenis eksim yang paling umum. Dalam percakapan sehari-hari, dua istilah ini sering dipakai bergantian.

Apakah akupunktur bisa membantu dermatitis?

Tinjauan sistematis terbaru melaporkan perbaikan skor keparahan dan gatal yang bermakna pada pasien dermatitis atopik yang menerima akupunktur. Efek sampingnya umumnya ringan, seperti memar kecil atau pegal sesaat pada titik penusukan.

Berapa lama terapi TCM untuk dermatitis?

Tergantung pola dan lamanya keluhan. Kasus kronis biasanya memerlukan serangkaian terapi berkala, dan sinshe akan menyusun rencananya setelah pemeriksaan.

Boleh minum herbal Tiongkok untuk dermatitis sendiri, terutama untuk anak?

Sebaiknya tidak. Formula dipilih sesuai pola dan usia, dan bisa kurang cocok bila salah. Konsultasikan dulu dengan sinshe, terutama untuk anak-anak.

Makanan apa yang sebaiknya dihindari saat dermatitis kambuh?

Gorengan, makanan sangat pedas, dan makanan manis berlebihan, terutama saat ruam sedang merah dan berair. Pada kulit kering dan kronis, perbanyak makanan yang menutrisi darah.

Jangan Biarkan Gatal dan Ruam Mengatur Hidup Anda

Kulit yang terus gatal, merah, dan kering bukan sesuatu yang harus Anda tahan setiap hari. Datang dan biarkan sinshe kami membaca pola tubuh Anda, lalu susun terapi TCM yang personal, mulai dari akupunktur, moksibusi, hingga pijat tuina, untuk menyasar akar keluhan kulit Anda.

Reservasi sekarang lewat WhatsApp/telepon 0857-8275-0230 dan nikmati konsultasi hanya Rp50.000 untuk reservasi sebelum kedatangan. Klinik TCM Ren Ai, Pluit, Jakarta Utara.

Artikel ini bersifat informatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Hasil terapi dapat berbeda pada setiap orang.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Scroll to Top